Bakso Ikan Tenggiri dari Sinjai, Kaya Protein dan Harganya Terjangkau Masyarakat

By IntiBerita 06 Okt 2021, 11:43:03 WIB Sulawesi Selatan
Bakso Ikan Tenggiri dari Sinjai, Kaya Protein dan Harganya Terjangkau Masyarakat

Keterangan Gambar : Pengusaha Bakso Ikan Tenggiri asal Sinjai H Baharuddin sempat mengunjungi ruang kerja kerabatnya menawarkan produk ke Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Pemerintahan dan Hukum Hasan Basri Ambarala


Intiberita- Menggapai pulau harapan memang banyak rintangan yang harus dilalui selain ombak keras dengan harus menantang badai diperlukan keberanian dan jiwa yang kuat.

Akan halnya yang dialami Haji Baharuddin dengan teman temannya sejak tiga tahun lalu ia mulai merintis usaha bakso yang selama ini terlalu asing di dengar orang banyak.

Bahar, begitu panggilan akrabnya adalah pengusaha bakso ikan tenggiri dari Sinjai. Ia berupaya keras memasarkan produksinya dengan cara mengunjungi satu persatu kerabatnya di Makassar agar produksi bakso ikan tenggirinya di kenal orang banyak.

Baca Lainnya :

Ia disertai istrinya mulai menerobos orang orang penting di Makassar dengan cara menjajakan dangangan baksonya dalam kondisi siap dimasak.

" Bakso kami ini terbuat dari ikan tenggiri dan cocok dikonsumsi bagi penderita tekanan darah tinggi dan kolestrol lantaran tidak mengandung lemak tinggi melainkan kaya protein," tutur Baharuddin kepada IB yang ditemui Selasa lalu di Kantor Gubernur Sulsel.

Menurut dia, produksi bakso ikan tenggirinya memang belum banyak dikenal orang. Tapi dirinya siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai cita citanya, jika bakso ikan tenggiri dari Sinjai tidak ada duanya dari segi kualitas dan bisa dijangkau harganya.

Bakso ikan tenggiri dari satu kemasan saja hanya dapat dijangkau dengan harga Rp 22.000 dan ini bisa disajikan  untuk disantap tiga sampai lima orang. Termasuk jika membeli dalam jumlah banyak, pihaknya memberikan discoun. Kehebatannya kemasan ikan tenggirinya juga sudah dilengkapi dengan bumbu penyedap.

" Bakso kami sisa dimasak dan tidak perlu dicarikan bumbu karena sudah ada di dalam kemasan. Jadi tidak perlu repot repot mencari bumbu penyedap, langsung masak dan setelah matang siap disajikan," tandas Baharuddin.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment