- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H
- Sebuah Kolaborasi yang Cantik, Undang Ratusan Warga Buka Puasa Bersama di Popanda
- Sinjai Maju Selangkah Lagi, Maraja Convention Centre Mulai Dioperasikan
- Ciri Fisik Penduduk Syurga Bentuk Tubuhnya Halus Cantik dan Tampan
- Andi Muhammad Mappanyuki Tegaskan Haram Hukumnya Menerima Ongkos Politik
- Luar Biasa, Warga Dusun Bangkala Kabupaten Gowa Cor Jalan Berlubang tanpa Bantuan Pemda
- Banyak Manusia di Dunia, Sering Melalaikan Dua Nikmat Tuhan yang Diberikan
- Panitia Pembangunan Pendopo Makam Karaeng Galesong di Malang Temui Ambarala
- Gubernur Andi Sudirman Tepati Janji, Ruas Jalan Tanabatue - Sinjai Bakal Mulus
Satgas Dupot Inovasi Bikinan Puskesmas Samaenre

Intiberita, Sinjai. Puskesmas Samaenre Kecamatan Sinjai Selatan meluncurkan sebuah inovasi strategis bernama SaTgas DupoT (Satu Petugas Dua Pot) setiap bulan.
Program ini bertujuan untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut, dimulai dari lingkungan petugas kesehatan hingga masyarakat luas.
Gerakan ini berawal dari kesadaran bahwa eliminasi TBC perlu dimulai dari hulu, yaitu dengan memastikan para petugas kesehatan itu sendiri bebas dari TBC.
Baca Lainnya :
- Tahun 2025 Partai Hanura Target Rampungkan Musyawarah Cabang se Indonesia 0
- Lembaga Survei Lensa Indonesia Prediksi Partai Milik OSO Sulit ke Senayan Pada Pemilu 2030 0
- Achi Soleman Ajak Sekolah Muhammadiya Berkolaborasi Dengan Pemkot Makassar0
- Reuni Nasional Alumni 81 SMA V Makassar Akan Digelar di Malino1
- Achi Soleman Janji Siap Mendorong Kualitas Guru di Makassar0
Setiap bulan, setiap petugas di Puskesmas Samaenre diwajibkan untuk membawa dua pot dahak sebagai bagian dari skrining rutin. Langkah ini tidak hanya menjadi contoh bagi masyarakat, tetapi juga memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
"Kami ingin memulai dari diri kami sendiri. Dengan memastikan petugas kesehatan bersih dari TBC, kami bisa lebih efektif dalam melayani dan memberikan edukasi kepada masyarakat," ujar Kepala Puskesmas Samaenre, Ernawati, belum lama ini.
Dia menjelaskan, setelah implementasi berhasil di tingkat petugas, program ini akan diperluas ke kader kesehatan di desa-desa. Para kader, yang merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di tingkat komunitas, akan dilatih untuk melakukan hal yang sama.(hsn/rul)










