- Warga Cendana Residence Resah, Air PDAM Tidak Mengalir
- Umat Islam Diminta Jangan Kikir dan Pelit Terhadap Sesama
- Family Ghatering Warga Cendana Diwarnai Suasana Akrab
- Kampung Nelayan jadi Sasaran Aksi Kementerian Kehutanan
- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H
- Sebuah Kolaborasi yang Cantik, Undang Ratusan Warga Buka Puasa Bersama di Popanda
- Sinjai Maju Selangkah Lagi, Maraja Convention Centre Mulai Dioperasikan
- Ciri Fisik Penduduk Syurga Bentuk Tubuhnya Halus Cantik dan Tampan
- Andi Muhammad Mappanyuki Tegaskan Haram Hukumnya Menerima Ongkos Politik
Warga Cendana Residence Resah, Air PDAM Tidak Mengalir

Gowa, Intiberita. Warga yang berdomisili di Cendana Residence dan lingkungan sekitarnya merasa resah. Pasalnya, pasokan air bersih dari PDAM yang menjadi kebutuhan pokok terhenti mengalir sepanjang hari Minggu (21/6) tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.
Penyebab terhentinya aliran air tersebut diketahui karena adanya perbaikan pada jaringan pipa yang mengalami kebocoran. Hal yang sangat disesalkan, pengumuman resmi terkait gangguan ini baru disampaikan oleh pihak PDAM pada hari Senin (22/6) melalui media sosial.
Selain itu, pelayanan pengaduan juga dinilai kurang memuaskan. Kasubag Bagian Pengaduan PDAM Gowa, Wiah, telah dihubungi oleh warga berkali-kali melalui pesan WhatsApp, namun tidak memberikan tanggapan apa pun. Padahal warga hanya ingin mendapatkan kejelasan mengenai kondisi yang terjadi.
Baca Lainnya :
- Umat Islam Diminta Jangan Kikir dan Pelit Terhadap Sesama0
- Family Ghatering Warga Cendana Diwarnai Suasana Akrab0
- Kampung Nelayan jadi Sasaran Aksi Kementerian Kehutanan0
- Kolaborasi Alumni Angkatan 81 SMA Negeri Makassar Buahkan Kebahagian0
- Warga Cukup Antusias Padati Lapangan Cendana Residence Shalat Idul Fitri 1447 H0
“Pihak PDAM Gowa perlu lebih selektif dalam menempatkan petugas di bagian pengaduan. Diperlukan orang yang peduli dan tanggap terhadap keluhan pelanggan,” ujar salah satu warga, (Rul/**).









